CORONA DAN KONDISI PEREKONOMIAN SEBAGIAN BESAR MASYARAKAT MENENGAH KEBAWAH
Oleh Zulva Ismawati Tulisan ini terinspirasi dari keadaan ketika penulis membeli sapu lidi didepan rumah dari seorang pedangan sapu keliling yang tetap nekad berdagang meski ada intruksi work from home. Ketika itu menjelang idul fitri, dimana, berita akan Covid-19 sangat tidak menentu. Dan bisa dikatakan keadaan masyarakat secara umum waktu itu benar-benar dilanda ketakutan akan virus corona, yang didorong munculnya berita-berita di TV yang hampir setiap saat adalah tetang corona, nyaris tidak ada berita lain (jarang sekali). Namun Sang nenek ini tetap nekad berjualan sapu keliling, dengan juga tetap memakai masker yang mungkin bisa dikatakan tidak begitu layak pakai, hanya dengan motivasi bisa memberi makan cucunya dirumah. Dan kondisi ini pun sangat penulis yakini, bahwa pasti juga banyak sekali orang diluar sana waktu itu, dengan berbagai macam profesi yang berbeda, yang tetap nekad berjualan di pinggir jalan dan bahkan sampai keliling meski mungkin membahayakan jiwa mereka. Kondisi...