Sekedar mengingat masa lalu, dan mencoba menilik masa kini
Oleh Zulva ismawati Seiring berjalannya waktu, hari demi hari usia kita tentu selalu bertambah. Meski sudah berpuluh tahun yang lalu, namun masih terasa baru kemarin, benar-benar terasa masih belum lama. Teringat waktu itu masa usia sudah hampir menganjak usia sekolah, ketika para tetangga banyak yang menyekolahkan putra-putrinya ke Taman bermain Kanak-kanak, setiap pagi terlihat teman-teman ku kala itu di bonceng Bapak atau ibu mereka menuju kesekolah. Namun tidak demikian dengan anak-anak dikeluarga kami. Iya, Bapak selalu dawuh untuk nanti saja sekolahnya, masih belum 7 tahun dan langsung saja ke Madrasah Ibtidaiyah (MI), sebuah sekolah ala pesantren dekat kampung tempat tinggal kami. insyaAllah tidak apa-apa, tidak perlu bingung dan takut tidak bisa atau takut tertinggal. Apa Dawuh Bapak tentu kami meng-iyakan. Dan alhamdulillah apa yang disampaikan Bapak memang benar. Terbukti dalam keluarga kami memang kesemuanya akhirnya bisa membaca, menulis, berhitung, dan alhamdulil...