MENULIS SEPERTINYA TERLIHAT, TERDENGAR, TERASA RINGAN (Ngangsu kawruh literasi bareng bu Nurul Chomariyah)
Banyak sekali forum belajar baik yang dilaksanakan secara offline (sebelum pandemic corona), maupun secara online (sewaktu pandemi corona) dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kualitas diri. Termasuk salah satunya forum belajar hari ini, forum belajar dalam rangka meningkatkan semangat literasi. iya, pada hari ini, Sabtu, 06 Februari 2021 telah sukses diadakan Webinar oleh Sahabat Pena Kita dalam rangka KOPDAR ke-6 nya. Ketua Sahabat Pena Kita, Dr. Arfan sembari senyum tipis menuturkan, Kopdar dulu singkatan dari Kopi Darat, adapun kalau dimasa pandemic ini bisa juga merupakan singkatan dari Kopi Daring. Acara yang dilangsungkan secara online kali ini mengambil tema Proses Menulis Kreatif dan Produktif.
Acara pada hari ini berlangsung kurang lebih 4 jam, dari jam 08.00-12.00 an. Penulis merasa sangat beruntung bisa mengikuti acara hari ini, luar biasa bagus, dan inspiratif, dan sepertinya demikian pula yang dirasa oleh semua peserta yang hadir di pertemuan online webinar kali ini.
Ucapan terimakasih tentunya kepada para pemateri dan kepada tim pengurus Sahabat Pena Kita, yang telah berhasil dan sukses menggelar acara yang sangat bagus ini. Untuk itu penulis tunggu KOPDAR selanjutnya.
Salah satu pemateri webinar kali ini adalah Ibu Nurul Chomaria, S.Psi. Seorang penulis produktif yang telah berhasil menciptakan karya sampai 72 buku dari 2007-2021. Kita bisa bayangkan dan flashback kepada diri kita, berapa karya yang telah kita hasilkan sampai umur kita saat ini, haru biru rasanya apalagi membayangkan 72 buku, bahkan satu saja belum terwujud. Luar biasanya lagi, beliau adalah juga seorang ibu rumah tangga, yang pasti beliau bu Nurul Chomaria ini juga mengurusi dapur, makan anak-anak, bersih-bersih rumah, ngurusi urusan rumah tangga lain, belum lagi beliau juga penggiat literasi dan aktiv dibanyak sekali organisasi. Dan hebatnya dari sekian hal diatas kesibukan beliau yang pasti lumayan repot setiap harinya, namun tidak ada kata tidak untuk tidak berkarya. Penulis disini sangat merasa senang dan merasa beruntung sekali, hari ini bisa belajar dan bertemu langsung dengan beliau meskipun masih secara online.
Menjadi penulis, apalagi yang baik tentu banyak sekali orang yang mencita-citakannya. Namun sebelum seseorang bergerak untuk menulis, ini belum menulis dengan baik, namun masih hanya mau mengawali menulis banyak sekali mungkin yang mengalami sindrom yang sama dan ini wajar, yaitu ketakutan. Ketakutan diketawakan karena tulisannya tidak bagus, ketakukan untuk malu apabila diketawakan, dijadikan bahan omongan orang lain, ketakutan atas ketidak mampuan yang dimiliki, dan ketakutan lain yang menyelimuti.
Menulis sulit, sebenarnya yang sulit adalah memang karena ketidakpercayaan pada diri kita sendiri. Timbul perasaan, timbul pemikiran dalam diri bahwa banyak sekali orang luar biasa diluar sana, orang yang pasti hebat dibidangnya masing-masing, dan orang-orang yang memang keren dalam literasi. Malu, takut, dan perasaan berkecamuk lain yang pasti dialami seorang penulis, terutama dalam hal ini adalah penulis pemula.
Hal yang paling sulit dilakukan oleh seseorang adalah memulai. Seseorang akan bisa memulai tidak lain adalah dari dorogan diri masing-masing. Ada yang menyampaikan dalam acara webinar hari ini kalau tidak salah beliau bernama Bu Nurul, Seseorang yang ingin belajar menyetir mobil, maka dengan langsung menyetir mobil, seseorang yang ingin belajar menulis maka ya dengan menulis. Untuk itu, dengan segenap pemahaman yang masih sangat minim ini penulis menulis tulisan ini. Penulis berharap tentunya tulisan ini bisa bermanfaat terutama bagi para penulis pemula yang masih memiliki perasaaan ragu, takut, dan khawatir untuk menulis, yang secara tidak langsung ini pun sebagai pengingat bagi penulis sendiri tentunya.
Baik, kembali lagi kepada acara Webinar KOPDAR kali ini, seperti yang telah penulis sampaikan sebelumnya, salah satu pemateri webinar kali ini adalah Ibu Nurul Chomaria. Beliau menyampaikan banyak hal tentang tips dan trik beliau dalam menulis sehingga bisa mencapai 72 karya buku dalam kurun 14 tahun terakhir ini. Pada intinya keberhasilan beliau tidak lain adalah karena keberhasilan dan keistiqomahan beliau dalam mengatur waktu. Dari semua kesibukan yang beliau miliki beliau tetap bisa menulis, sebagai peweling pribadi, bagaimana dengan kita? tidak ada alasan kesibukan dan lain-lain untuk berkarya.
Ada 4 kuadran katergori orang menulis yang beliau sampaikan. Mau dan Mampu, Mau dan tidak mampu, Mampu tapi tidak Mau, dan tidak mau juga tidak mampu. Maka berada dikuadran mana kita saat ini. Asal punya ke-Mau-an maka kemungkinan menjadi penulis atau mewujudkan apapun yang kita inginkan maka bisa. Dan bagaimana seandainya kita tidak punya ke-Mau-an maka temukanlah motivasi sampai akhirnya ke-Mau-an itu muncul.
Penulis pemula, banyak sekali yang bilang tidak tahu apa yang ditulis, bingung tema apa, bingung mau menulis apa dan keluh kesah lainya, namun tidak dengan ibu Nurul Chomaria ini. Dalam webinar ini beliau menyampaikan “Ide menulis itu berterbaran”. Bu Nurul ini memang luar biasa inspiratif, “sejak bangun tidur sampai seseorang tidur kembali ide itu bertebaran”, tutur beliau. Beliau menuturkan PEKA. Apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita rasa, apa yang kit abaca, apa yang kita alami, dari mulai bangun tidur hingga beliau tidur kembali, semuanya merupakan ide, lanjut apa yang perlu kita bingungkan. Beliau mencontohkan misal dari mulai bangun tidur kita mandi, hanya dengan kata “mandi” bisa memunculkan ide beliau untuk menulis buku Mandi Ala Rasulullah Saw. Ini sebagai contoh kecil saja, sehingga apapun yang ada, yang kita dengar, lihat, rasa, baca, alami, bisa menjadi ide buat tulisan kita. beliau memang luar biasa. Sangat tidak heran, disertai dengan kecerdasan beliau, kepandaian beliau mengatur waktu dan semua kerepotan yang beliau punya, keistiqomahan beliau dalam menulis, beliau bisa menghasilkan karya yang luar biasa banyak sekali dan tentunya sangat bermanfaat.
Bu Nurul menyampaikan tentang cara-cara dan pengalaman beliau dalam menulis, disamping beliau juga ibu rumah tangga dan aktivis organisasi lain penggerak literasi, segala hal yang ada di kehidupan kita bisa kita jadikan tema untuk menulis, apapun itu. penuturan beliau membuat menulis terasa ringan, terdengar ringan, dan untuk itu dengan pengetahuan dan kemampuan penulis yang masih jauh dr baik ini, penulis Disini belajar menulis.
Sebenarnya masih ada banyak hal lain yang belum penulis sampaikan di sharing ini. Namun sekiranya cukup ini dulu. Dan meski demikian, semoga sharing ini bisa bermanfaat. Saran dan kritik atas tulisan ini sangat penulis harapkan (Demikian penuturan dari Gus Ulil untuk tidak takut dikritik, semoga bisa menjadi lebih baik). Terimakasih kepada semua Pengurus Sahabat Pena Kita yang telah mengadakan acara webinar yang sangat keren dan inspiratif ini.
Mohon ijin, untuk foto yang ditampilkan diambil dari upload-an pak Dr. Ngainun Naim dalam group SPK Tulungagung, foto ini dirasa paling cantik untuk ditampilkan, selain dirasa pas dengan tema tulisan penulis ini. Penulis menggunakan HP yang hasil screenshoot tentunya masih kalah cantik dengan tampilan foto diatas.
Sebuah catatan,
Tulungagung, 6 Februari2021
Zulva Ismawati

Kereeen, Mbak Zulfa, lanjuuut..
BalasHapusOya, yang benar adalah Bu Nurul Chomaria.
(Bu Lina)
Terimkasih, Salam kenal Bu Lina,. siap edit kembali.
Hapus